Mahfud MD mengharamkan nikah Sirri..!

WACANA PENGHARAMAN NIKAH SIRI

Selamat pagi Indonesia…! Luar biasa, inilah negeri tercinta yang selalu memancarkan gairah dinamika masyarakatnya. Tiada hari tanpa sesuatu yang baru. Semoga saja itu semua sebagai riak-riak semangat yang akan menghantarkan pada kejayaan, yang entah kapan akan terwujud….(he he bukan berarti pesimis).
Senin, 15 Pebruari 2010 dini hari, usai menyaksikaan kekalahan Barcelona Fc dari Atlhetico Madrid dengan skor 2-1, selintas running text yang terpampang di layar TV One membuat aku sedikit mengernyitkan dahi. Di situ tertulis “ketua MK melarang nikah sirri untuk meminimalisir korban dari kalangan peremppuan”, kurang lebih begitu bunyinya. Pernyataan itu berurutan dengan sebaris teks lain yang menginformasikan Mahfud MD terpilih sebagai ketua ikatan alumni UII.
Bagiku yang pernah sebentar mengenal secara langsung siapa pak Mahfud sewaktu kuliah dulu, terpilihnya beliau sebagai ketua ikatan alumni UII bukan sesuatu yang mengagetkan. Akan tetapi ketika beliau mengemukakan (bahkan menyatakan larangan nikah sirri), menimbulkan pertanyaan bahkan sedikit kekhawatiran. Kenapa?
Pertama, dalam pandanganku yang tidak begitu memahami seluk- beluk hukum, masalah perkawinan bukan menjadi kewenangan MK. Apalagi jika itu dilihat sebagai materi Undang-undang perkawinan. Sekali lagi menurutku, yang berhak mengusik materi undang-undang perkawinan itu Mahkamah Agung atau DPR dari sisi legislasinya. Atau jika pernyataan ppak Mahfud dianggap sebagai fatwa, itupun tidak pada tempatnya. Sebab yang berhak mengeluarkan fatwa masalah perkawinan siri tidak lain adalah lembaga fatwa semacam MUI, NU, atau Muhammadiyah. MK baru berhak mengutak-atik materi perundang-undangan jika ada yang mengajukan “uji materi” terhadap UU perkawinan tersebut.
Sebenarnya ada sisi pembenarannya jika pernyataan itu dikeluarkan pak Mahfud dalam kapasitasnya sebagai cendikiawan atau pakar. Dalam hal ini tidak ada yang meragukan lagi bahwa beliau memang seorang pakar ilmu hukum.
Nah di sinilah letak kekhawatiranku. Kalangan awam sudah sangat mafhum seperti apa perilaku politik para wakil rakyat di negeri nan elok ini. Ada sedikit saja celah dan kesempatan untuk menjegal lawan politik, pasti disikat habis. Kalau melihat sepak terjang MK selama ini, aku yakin 1000% banyak pihak yang merasa miris, takut terseret menjadi korbannya. Kalangan politikus, wakil rakyat, para hakim dan jaksa, konglomerat bahkan KPK adalah pihak yang sering berhadapan secara langsung dengan MK. Jangan-jangan ini menjadi sebuah momentum untuk melakukan test case, menjajagi sekokoh apa kerasnya karang yang bernama Mahfud MD itu.
Kedua, pernyataan pak Mahfud tentang pelarangan nikah sirri tanpa disadari menampar banyak pihak dari internal masyarakat muslim sehingga berpotensi memancing reaksi balik dari mereka. Paling tidak, ada dua kelompok yang sangat berpotensi memberikan reaksi; 1) Islam Kanan (maaf jika istilah ini salah). Kelompok ini memiliki cara berfikir yang literalis, terpaku pada teks. Mereka punya klaim bahwa menikah secara sirri tidak melanggar hukum Islam. Sebab dalam aturan fiqh maupun statemen hadis, menikah bisa syah tanpa ada legalitas dari penguasa/ pemerintah/ KUA, yang penting ada dua orang saksi dan satu wali. Bisa dibayangkan, bagaimana logika kelompok pertama ini yang hampir pasti tidak sepaham dengan larangan nikah sirri. Belum lagi jika dikaitkan dengan motif melindungi kepentingan tertentu (menikah siri banyak dipraktekkan di kalangan Islam kanan).
Kelompok kedua (dan ini yang sebenarnya membuat miris) adalah penolakan dari kalangan nahdliyin. Praktik nikah sirri bukan sesuatu yang asing warga ormas terbesar di Indonesia ini. Di lingkup Pesantren terutama, menikah biasanya lebih afdhol jika dikuasakan prosesi ijab kabulnya kepada para kyai meskipun tanpa dihadiri dan disyahkan oleh pemerintah (apalagi jika yang terjadi santri putri dinikahi oleh kyai-nya). Kalau benar penolakan itu terjadi, secara politis pasti merugikan pak Mahfud. Siapa yang tidak tahu kalau NU menjadi basis kekuatan politik beliau. Lha kalau basisnya saja menolak… apa yang akan terjadi…? Ah semoga saja tidak lah.
Lepas dari kekhawatiran itu semua, sepengetahuanku pak Mahfud mewarisi “watak Madura” asli yang tidak kenal takut. Aku juga sangat memahami, beliau selalu berfikir untuk kebaikan. Bagiku pernyataan pak Mahfud sangat relevan untuk konteks sekarang bahkan yang akan datang. Dan dalam pandanganku yang pernah sejenak bergelut dengan wacana hukum, larangan nikah sirri sudah semestinya didukung. Sebab, apa sih yang bisa melindungi posisi perempuan dalam kasus nikah sirri? Dulu masa nabi sampai abad pertengahan barangkali menikah cukup dengan saksi dan wali karena memang integritas moral seseorang masih terjaga. Tetapi sekarang, apakah sesuatu yang mustahil kalau anda, saya, atau teman-teman lelaki yang lain menikah dengan seorang wanita pujaan, tetapi karena sesuatu hal, suatu motif tersembunyi, dilakukan secara sirri, kemudian setelah itu lari entah kemana…? Apalagi bagi yang ingin poligami tetapi tidak mendapat restu dari istri pertama, wah……. Tak taulah aku… gelap!
Semoga kekhawatiranku tidak menjadi kenyataan.
Salam ta’dhimku untuk pak Mahfud, guruku.
Bumi santri, 15 Pebruari 2010; jam 09.20 WIB.

4 pemikiran pada “Mahfud MD mengharamkan nikah Sirri..!

  1. pak mahfud bisa mengeluarkan stetment seperti itu kr pengharaman nikah siri itu sebenarnay sudah mau dimasukkan ke UU NO 1 TH 74 ttg perkawinan oleh anggota dewan pada saat itu.lha pada saat itu pak mahfud keuduukannny sebagai anggota dewan.jd y wajar lah setujulah kalau pak mahfud melarang/memidanakan lelaki yg nikah dibawah tangan.

  2. mohon maaf, jika saya salah saya tau pk Mahfud orang besar , hebat ahli hukum, tapi kalau mengharamkan nikah sirri yang jelas2 dihalalkan Al Qur’an dan Hadits apa pk Mahfud gak kebablasan, jgn salahkan Qur ‘an nya jika dilsalah gunakan ttg nikah sirri tapi kembali pada manusianya, menurut saya ya hukum seberatnya laki-laki yang main perempuan, mendholimi perempuan ,gak tanggungjawab dan menelantarkan perempuan dg cara menikah sirri tsb. memang menikah sirri jaman skrg ini banyak disalahgunakan oknum itupun banyak diberitakan dari sisi negatifnya coba beritakan sisi positifnya beritakan orang2 yang sukses dg nikah sirri jadi beritnya seimbang ( maaf bukan saya mendukung nikah sirri tapi jika Al Qur’an menghalalkan saya kita tdk ada manusia sehebat apapun di bumi yang bias mengharamkan termasuk pak Mahfud MD )

Terimakasih atas kunjungan dan komentar anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s