AWAS ! PENIPUAN KOMPETISI RISET/

PENIPUAN PROGRAM RISET

Pernah dengar penipuan program riset/ penelitian ilmiah? Saya yakin teman-teman yang aktif berselancar di dunia maya atau aktif di bidang akademik sering atau setidaknya pernah mengetahui informasi tersebut. Saya kira semua sudah mafhum bahwa di zaman seperti ini aksi tipu-tipu di dunia maya yang dilakukan segelintir orang dan bertujuan mencari keuntungan pribadi semakin marak. Pelaku penipuan semacam ini memahami betul kelemahan sebagian pengguna internet yang seringkali kurang teliti dalam menelisik keakuratan sebuah informasi. Lagi pula internet menjadi wilayah yang seakan-akan bebas nilai, tidak bisa dikendalikan.
Saya memang tidak punya data valid segmentasi pengguna internet di negara kita. Tapi saya juga yakin seyakin-yakinnya kalau mayoritas penggunanya berasal dari kalangan terdidik (dosen, guru, mahasiswa dan pelajar). Jika dugaan saya benar, maka bisa ditebak; pelaku penipuan di internet juga membidik kalangan ini melalui cara-cara yang cukup menarik, salah satunya “menawarkan program riset”. Tapi namanya juga penipuan, tentu saja tawaran ini palsu.
Modus yang biasa dipakai dalam penipuan riset/ penelitian ilmiah adalah sebagai berikut:
1. Membuat situs tertentu yang mengandung mengindikasikan secara langsung atau tidak langsung sebagai situs penyelenggara riset (contoh: gudang riset, lembaga penelitian, pusat riset dan sejenisnya). Tapi CERMATI, embel-embel belakangnya tertulis .com.
2. Kemudian, membuat release schedule atau agenda riset pada periode tahun tertentu (misalnya 2012) dengan disertai persyaratan yang cukup mudah.
3. Dalam program riset palsu tersebut terdapat ketentuan agar pengiriman dilakukan via emil, atau kadang-kadang juga via pos. Tapi coba perhatikan, alamat lokasi penyelenggara biasanya tidak jelas merujuk pada lembaga resmi (mungkin saja alamat kost/ kontrakan, bisa juga PO BOX).
4. Mencantumkan ketentuan, bahwa peserta harus registrasi dulu secara online dan mentransfer sejumlah uang ke rekening, atas nama seseorang (bukan lembaga). Di sinilah letak penipuannya: COBA BAYANGKAN! Kalau ada pendaftar 100 orang, masing-masing mentransfer 50.000, lalu hadiah hanya 1.000 s.d 3.000.000, berapa keuntungan si penipu lagi. Belum lagi jika pemenangnya palsu….!
5. Ada juga klausul : “Hanya makalah/ cerpen/ penelitian yang memenuhi syarat yang akan diikutkan seleksi”. Ini artinya makalah yang tidak layak tidak akan dibalas/ dikembalikan karena menjadi milik panitia.
6. Pengumuman dilaunching di internet pada tanggal tertentu, dan yang muncul tentu saja pemenang palsu.
Informasi seperti ini banyak berseliweran di internet. Oleh karena itu, sebaiknya kita cerdas dalam membaca informasi di internet. Jika memang ingin mengikuti kompetisi riset, lihat saja di situs-stus resme; misalnya situs lembaga pemerintahan (kemenag.go.id, kemendiknas.go.id, kominfo.go.id, LIPI.go.id atau situs lembaga resmi seperti kampus).
OK kawan….! Teruslah melakukan riset, tapi tetap WASPADA!!
Matur nuwun.

Terimakasih atas kunjungan dan komentar anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s