Hit and Run

HIT AND RUN…!!

Pernahkah anda mendengar keluhan rekan tentang atasannya yang ketus? Atau pasangan hidupnya yang sulit diajak komunikasi? Mungkin juga mahasiswa yang merasa jengkel dengan pembimbingnya karena sulit dihubungi…
Ya, problem komunikasi selalu dialami oleh semua orang dalam kondisi yang berbeda-beda. Padahal sebagai makhluk sosial, komunikasi sangat penting bagi manusia. Tidak ada orang yang mampu hidup terisolasi tanpa melakukan komunikasi dengan orang lain, sesederhana apapun bentu komunikasi itu.
Sayangnya dari waktu ke waktu, terutama pada masyarakat perkotaan atau modern, komunikasi menjadi barang yang teramat mahal. Apalagi dengan kecanggihan teknologi yang kian hari seakan berlomba-lomba menawarkan kemudahan komunikasi bagi masyarakat. Sudah lengkaplah problem komunikasi yang ada.
Sebenarnya, problem komunkasi bisa diminimalisir jika kita mau melakukan dua hal, yaitu “mengatakan” dan “mendengarkan”. Sebab pada dasarnya komunikasi adalah proses interaksi antara dua orang yang ingin mengatakan kehendaknya dan pihak lain mendengarkan apa yang dikatakan orang pertama tadi. Tujuan dari komunikasi ini tidak lain tersampaikannya “pesan” dari komunikator kepada komunikan melalui media yang digunakan.
Hanya saja, sering tanpa sadar kita tidak memiliki cukup kemauan untuk mengatakan dan mendengarkan. Banyak contoh kasus kesalah pahaman antara atasan dan bawahan karena si atasan enggan mendengarkan apa yang disampaikan bawahannya, atau sebaliknya bawahan tidak berani berterus terang menyampaikan pendapat kepada atasan. Dalam kehidupan rumah tangga banyak terjadi percekcokan bahkan perceraian jika antara pasangan suami istri enggan membangun kemauan mengatan dan mendengarkan ini.
Yang terjadi justru sebaliknya, atasan menegur kepada bawahan tanpa menjelaskan kesalahan bawahannya, bawahan merasa diperlakukan dengan adil tanpa berani menyampaikan pendapatnya, suami merasa dikhianati karena tidak mau mendengar penjelasan istri, istri merasa diperlakukan semena-mena tanpa tahu secara persis kenapa suaminya mengambil suatu keputusan.
Maka dari sekarang, marilah belajar untuk mendengarkan dan mengatakan sesuatu dengan baik. Hindari komunikasi model hit and run, hanya sepotong-sepotong sehingga pesan tidak tersampaikan.

Terimakasih atas kunjungan dan komentar anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s